Pidato Bahasa Inggris tentang Maulid Nabi

Belajar Inggis Online
Full Conversation Tanpa Grammar
4 bln Lulus, Bersertifikat>> Detail

Belajar Inggris Kilat

TANPA keluar rumah TANPA grammar
90% PRAKTEK Percakapan>> Detail

Kursus Bhs Inggris Instant
1 Bulan bisa Ngomong Bersertifikat
di download 100.000+ orang>> Detail

pidato bahasa inggris tentang maulid nabi (Maulid of Prophet) yang disampaikan oleh kepala sekolah dalam sambutannya di acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam pidato bahasa inggris tentang maulid nabi ini diapaparkan aja kelebihan yang diterima Nabi Muhammad SAW dan suri tauladan apa saja yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Teks Pidato Bahasa Inggris tentang Maulid Nabi – Maulid of Prophet

Developing Alterations and Achieving Success

Assalamu’alaikum wr.wb

First of all, let’s say the praise and gratitude to Allah Swt. Salawat and salam may always be upon our adoration and esteemed model, namely Prophet Muhammad Saw, all of his families, companions, and followers.
To all the honorable teachers and all the priding students of SMA Negeri 1 Tasikmalaya,
We will definitely be very proud if someday we hear the news that those among the graduates of this school have become success people. I wish you could be one of them.
To all of my students of SMA Negeri 1 Tasikmalaya that I proud of,

pidato bahasa inggris tentang maulid nabi (Maulid of Prophet) yang disampaikan oleh kepala sekolah dalam sambutannya di acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAWBeing success or failed is a choice. It’s you the only one who can choose it. You can observe the choice from the tendency of your heart, the tendency of your mind, and the tendency of your behaviors. The more you dominate and take over the tendencies with positive things, the closer you will be to success. Otherwise, the more you dominate and take over the tendencies with negative things, the more far away you will be to success. All of you will be the proof of what I am saying today to you all.

For those reasons, I would like to request all of you to turn round soon in order to do positive things for your own good. Look at our paragon, Rasulullah who had been an independent and success person since he was still very young. At age 0 – 4, he had become a fatherless child who lived in the dessert area with Bani Sa’ad (descendants of Sa’ad) and during that time he was breast-fed by Halimah As Sa’diyah. At age 6 – 8, he lived with his grandfather, Abdul Muthalib, who was an authoritative personage. At age 8, he began to herd the goats when living with his uncle, Abu Thalib. At age 12, he began an international business trip to Syria together with his uncle. At age 15, he obtained warfare experience through Fijar War event between Quraisy people and other people for 4 – 5 years long.

At age 20, he acquired his first diplomatic experience as a pacifying agent between Quraisy people and other kabilah (nomadic tribes) and strengthened his social credibility in society. After that, he worked to Siti Khadijah and got back to take a business trip of exporting and importing to Yamane and Syria.
At age 25, he married with Siti Khadijah and started out his experience as patriarch. At age 25 – 35, he had had the experiences of being a patriarch, trader, rich man, people’s leader, and in many social activities. Thus, what can we see from the young figure of Prophet Muhammad Saw?

I wish all of you could take the wisdom from what I have said. I remind and invite all of you once more, let’s develop the alterations then the success will come close to you.

That’s all I could convey. Please, forgive me for all the mistakes I made on my words.
Wassalamu’alaikum wr.wb

Terjemahan Pidato Bahasa Inggris tentang Maulid Nabi

Membangun Perubahan dan Mencapai Kesuksesan

Assalamu’alaikum wr.wb.

Pertama-tama marilah kita ucapkan puji dan syukur kehadirat Allah swt., Sholawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjunan dan tauladan kita yakni
Muhammad SAW, keluarganya, sahabatnya dan kepada umatnya.

Bapak dan ibu guru yang kami hormati, serta Anak-anak ku Seluruh Siswa SMAN Negeri 1 Tasikmalaya yang bapak banggakan.

Kita semua akan sangat bangga jika suatu saat nanti mendengar kabar bahwa ada diantara lulusan dari sekolah kita sudah menjadi orang berhasil. Bapak ingin kalian adalah salah satu diantaranya.
Anak-anak ku Seluruh Siswa SMAN Negeri 1 Tasikmalaya yang bapak banggakan. Sukses atau bangkrut adalah pilihan. Hanya kalianlah satu-satunya yang bisa
memilihnya. Pilihan kalian itu bisa kalian amati dari kecenderungan hati kalian,
kecenderungan pikiran kalian dan kecenderungan perilaku kalian. Semakin kecenderungan itu dikuasai atau didominasi oleh hal-hal positif maka sudah pasti sukses akan tiba menghampiri kalian. Juga sebaliknya, Semakin kecenderungan itu dikuasai atau didominasi oleh hal-hal negatif maka sudah pasti sukses tidak pernah akan kalian rasakan. Kalianlah yang akan menjadi bukti apa yang bapak sampaikan hari ini kepada kalian.

Karennya bapak mengajak kepada kalian semua untuk segera merubah haluan untuk melakukan hal-hal yang positif untuk kebaikan kalian sendiri.

Lihatlah teladan kita Rasulullah yang sejak muda sudah menjadi manusia mandiri dan berhasil.

Usia 0-4 tahun sudah menjadi anak yatim, hidup di padang pasir bersama Bani Sa’ad dan selama itu mendapat ASI dari Halimah As Sa’diyah.

Usia 6 – 8 tahun ; tinggal bersama kakeknya, Abdul Muthalib, yang merupakan tokoh masyarakat yang sangat berwibawa.

Usia 8 tahun ; mulai bekerja mengembala kambing ketika tinggal bersama pamannya, Abu Thalib. Usia 12 tahun; mulai perjalanan bisnis internasional ke syiria bersama pamannya. Usia 15 tahun; mendapat pengalaman militer dalam peristiwa Perang Fijar antara kaum Quraisy dengan kaum lainnya selama 4-5 tahun.

Usia 20 tahun memperoleh pengalaman diplomatik pertama sebagai juru damai antara kaum Quraisy dan kabilah lainnya, sekaligus megokohkan kredibilitas sosialnya di masyarakat. Setelah itu beliau bekerja pada Siti Khadijah dan kembali melakukan perjalanan bisnis ekspor/impor ke yaman/syiria.

Usia 25 tahun; menikah dengan Siti Khadijah dan memulai pengalaman sebagai kepala keluarga.

Usia 25-35 tahun; telah memiliki pengalaman sebagai kepala keluarga, pedagang, orang kaya, pemuka masyarakat, dan berbagai aktivitas sosial.

Demikian apa yang kita lihat dari sosok muda Nabi kita Rasulullah saw.

Semoga kalian semua bisa mengambil hikmah dari apa yang bapak sampaikan tadi. Bapak ingatkan dan mengajak kembali kepada kalian semua mari bangunlah perubahan maka kesuksesan akan menghampiri.

Demikian yang bisa bapak sampaikan. Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.
wassalamu’alaikum wr.wb.

About Imam Khanafi