Pengertian Adjective Clause, Rumus Dan Contoh Kalimat

Bahasa Inggris adalah salah satu bahasa yang harus dikuasai, karena bahasa tersebut merupakan bahasa internasional pertama yang digunakan di dunia. Tentu saja bahasa Inggris dipelajari agar lebih mudah dalam menjalankan sebuah komunikasi. Untuk bisa berkomunikasi dengan baik, maka sangat dianjurkan untuk memahami apa saja yang ada di bahasa inggris, seperti misalnya mempelajari grammar atau tata bahasa, karena kita orang Indonesia pasti akan menganggap grammar Bahasa Inggris sulit dipelajari.

Memang tata bahasa Indonesia dan bahasa Inggris berbeda bahkan ada yang bertolak belakang, maka dari itu penting untuk terus memahaminya dengan cara rutin belajar, latihan, dan mempraktikkan. Dalam grammar bahasa Inggris ada banyak hal yang perlu dipelajari seperti tenses, part of speech, phrase, clause, sentences, dan masih banyak lagi. Kali ini akan dibahas mengenai clause yaitu adjective clause. Dari banyak jenis clause, adjective clause adalah salah satunya. Lalu apa itu sebenarnya adjective clause? Ya definisi mengenai adjective clause akan dijelaskan disini, termasuk contoh kalimat juga.

Pengertian Adjective Clause

Untuk pengertian adjective clause, dapat didefinisikan sebagai klausa atau anak kalimat yang berfungsi sebagai adjective pada suatu kalimat. Adjective clause juga sering disebut dengan relatif clause. Klausa ini terdiri atas dependent clause ( klausa yang belum bisa dikatakan sebagai sebuah kalimat karena belum memiliki arti sepenuhnya) yang berfungsi sebagai adjective (kata sifat) yang digunakan sebagai penjelas noun (kata benda) maupun pronoun (kata ganti benda). Untuk menggabungkan adjective dan pronoun atau noun yang akan dijelaskan, maka dibutuhkan relatif pronoun seperti who, that, whose, which dan juga relatif adverb yang meliputi where, when, why.

Contoh:
• The boy who sit under the tree is Jono. (anak laki-laki yang duduk dibawak pohon itu   adalah Jono)
• The book which I borrow is Heri’s. (buku yang saya pinjam adalah punya Heri)

NB: Pada katakata yang digarisbawahi, itu merupakan adjective clause. Adjective clause tersebut berfungsi sebagai kata sifat yang menjelaskan kata benda di depannya.

Fungsi Adjective Clause

Ada banyak fungsi dari adjective clause, berikut adalah penjabaran mengenai fungsi dari adjective clause:

Sebagai SubjectBeberapa kata yang digunakan yaitu who, that, dan whichContoh: The honey that was made of honey been (madu, madu yang terbuat dari madu lebah)
Sebagai ObjectBeberapa kata yang digunakan adalah whom, that, which, dan whoContoh: The man whose car is red works as a doctor ( Laki-laki yang punya mobil merah itu profesinya dokter)
PossessiveKata yang digunakan adalah whoseContoh: The man whose a big house is Mr. Budi (Laki-laki yang punya rumah besar itu adalah Pak Budi)

Rumus Adjective Clause

Pada adjective clause , klausa ini bisa berupa relatif adverb dan juga relatif pronoun. Untuk membentuk sebuah adjective clause, tidak selalu ada rumus yang pasti atau tetap, karena nanti akan berbeda-beda ketika hendak menggunakan relatif adverb atau relatif pronoun. Hal yang perlu diketahui adalah adjective clause akan selalu mengikuti pronoun ataupun noun yang dijelaskan. Yang perlu diperhatikan dalam hal ini justru penggunaan relatif adverb dan juga relatif pronoun nya.

Adapun sedikit rumus untuk adjective clause, seperti berikut:

Untuk complex sentence:

Independent Clause + Adjective Clause

Adjective Clause:

Relative pronoun+/- S+ Verb

NB: Relative pronoun seperti which, who, that bisa berfungsi sebagai subject apabila tidak terdapat subject.

Memang dalam mempelajari klausa ini agak sedikit rumit, namun Anda perlu memahaminya dengan baik. Untuk membuat Anda lebih paham, maka berikut ini akan dijelaskan mengenai tabel yang berisi beberapa contoh adjective clause dengan berbagai macam relatif pronoun.

Contoh Kalimat Adjective Clause

Relative PronounContoh Kalimat Adjective Clause
WhoHe is the man who works in my store every Friday and Saturday
( Dia adalah pria yang bekerja di toko saya setiap hari Jumat dan Sabtu )
Menerangkan “man” (subject complement)
WhomThe woman whom you meet yesterday is my friend from Chicago
( Wanita yang kau temui kemarin adalah temanku yang datang dari Chicago)
Menerangkan “woman” (subject kalimat)
WhoseThe doctor, whose car is red, will meet me on Saturday ( Dokter yang punya mobil berwarna merah itu akan menemuiku hari Sabtu)
Menerangkan “doctor” (subject kalimat)
WhichThis flower which is very beautiful, is a gift from my friend in valentine day (Bunga yang sangat cantik ini adalah pemberian dari temanku di hari valentine)
Menerangkan “Flower” (subject kalimat)
WhereYogyakarta is a city where my family live and I was born (Yogyakarta adalah sebuah kota dimana keluarga saya tinggal dan saya dilahirkan)
Menerangkan “city” (subject complement)
ThatIt is the house that I have dream of; I should buy it (Ini adalah rumah yang selama ini aku impikan; aku harus bisa membelinya)
Menerangkan “house” subject complement)

Tanda Baca Pada Adjective Clause

Pada adjective clause ada sebuah peraturan yang mewajibkan kita untuk menggunakan tanda baca koma, namun ada juga yang tidak. Namun, hal yang perlu dicatat adalah ketika Anda membuat klausa ini dan mengandung informasi yang penting maka hindari penggunaan tanda baca koma. Kebalikannya, jika clause tidak mengandung material atau hal penting, sebaiknya gunakanlah tanda koma, sebagai jeda.

Contoh:
• Junk which most people like is not healthy
(Makanan cepat saji yang disukai banyak orang itu tidak sehat)
• The motorcycle, which is lost, has not been found until now
(sepeda motor yang hilang belum ditemukan juga sampai sekarang)
• My sister, who said having a broken leg, sprinted after the car
(Saudara perempuanku, yang bilang kakinya patah. Berlari mengejar mobil)

Nah, itulah beberapa poin penting yang harus diketahui jika ingin belajar mengenai adjective clause. Masih terdapat banyak clause yang harus dipelajari agar Anda lebih mudah dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Namun alangkah lebih baik, jika kalian mempelajari bahasa Inggris secara bertahap, jadi Anda mempelajari sesuatu sampai matang dahulu, jika sudah benar-benar paham, maka barulah berpindah ke materi yang lainnya. Untuk menguasai bahasa Inggris juga perlu ketelatenan yang cukup besar, kalian harus tetap belajar, dan juga mengerjakan soal latihan. Dan lebih penting lagi jika kalian mempraktikkannya dengan beberapa orang tertentu. Seperti beberapa orang yang sudah ahli mungkin dalam bahasa Inggris. Bahasa Inggris akan sangat menyenangkan untuk dipelajari selama ada kemauan dalam diri kalian untuk belajar. Jadi jangan cepat menyerah ya, kalau kalian berusaha pasti nanti akan bisa karena tidak ada hasil yang menghianati usaha bukan. Kalian akan berhasil jika kalian bersungguh-sungguh dan tidak malas dalam mempelajarinya. Jadi selamat belajar dan nikmati setiap prosesnya.

About Imam Khanafi